Minggu, 01 April 2018

Task "Peran dan Fungsi PRO (Public Relations Officer)"


Keterkaitan antara peran dan fungsi PRO dengan peran dan fungsi PRO dalam manajemen krisis


Peran PRO dapat dibedakan menjadi dua, yaitu peranan manajerial dan peran teknis. Dalam manajemen krisis, peran PRO merupakan sebagian dari manajemen dalam mengantisipasi dan menangani masalah krisis hingga pasca krisis, serta pemulihan citra atau reputasi sebuah perusahaan atau lembaga.

Dalam fungsinya baik dalam manajemen krisis maupun dalam fungsi utama PRO saling keterkaitan dimana keduanya sama-sama menjaga citra positif sebuah perusahaan atau lembaga tempat dimana praktisi PR bekerja, diantaranya :

1.     Menunjang aktivitas utama manajemen dalam mencapai tujuan, PR harus memahami visi dan misi perusahaan agar dapat mencapai tujuan perusahaan, PR memiliki agenda kerja dan menguasai SOP (standar operasional proseur), hal ini berkaitan dengan Technician Communication, dimana PR dianggap sebagai pelaksana teknis yang menyediakan serta mengaplikasikan strategi komunikasi dan berbagai layanan lain untuk menunjang tujuan perusahaan.
2.     Manajemen stakeholder, PR sebagai Communication Facilitator tugasnya sebagai jembatan komunikasi antara pihak-pihak yang terkait, baik komunikasi antar pemangku kepentingan pada perusahaan maupun perusahaan pada pemangku kepentingan yang terkait.
3.     Fungsi client handling, bagaimana PR mengidentifikasi opini, persepsi, kritik atau saran dari client, memberi solusi dan ada tindak lanjutnya, berkaitan dengan peran dan fungsi PR sebagai  Communication Facilitator  yang berada ditengah bila terjadi suatu kesalahan komunikasi , PR yang menyampaikan segala masukan dari bawah ke pimpinan, dan dari publik eksternal kepada internal dan sebaliknya.
4.     Konsultan, berkaitan dengan peran dan fungsi PRO dalam manajerial dalam fungsi manajerial PR merupakan expert communicator yakni orang yang ahli dalam komunikasi, PR menasehati pimpinan dalam pengambilan kebijakan maupun keputusan dan menyampaikannya pada publik.

Analisis Stakeholder sebuah Perusahaan

Nama Perusahaan
Stakeholder
Klasifikasi
Efek


Perusahaan Asuransi
Pelanggan  /nasabah
Tinggi
Pelanggan memberikan efek besar, karena merekalah yang membuat perusahaan dapat berputar dan menghidupi seluruh anggota perusahaan.







Pemegang saham
Tinggi
Pemegang sagam merupakan faktor utama berdirinya sebuah perusahaan, sehingga keberadaannya memberikan efek yang besar terhadap perusahaan, karena ia memulai jalannya suatu perusahaan.








Pemerintah
Sedang
Pemerintah memberikan efek sedang terhadap perusahaan, pemerintah berlaku sebagai pusat tata aturan maupun perundang-undangan yang mengikat perusahaan. Sehingga kebijakan perusahaan masih dalam aturan perundang-undangan.








Karyawan
Tinggi
keberadaan karyawan juga memberikan efek yang tinggi, karena tanpa adanya karyawan yang bekerja, perusahaan tidak akan bergerak dan tidak akan ada kemajuan, segala aktivitas dan kegiatan perusahaan bergantung pada keberadaan karyawan.








Masyarakat
Sedang
Masyarakat memberikan efek sedang, karena masyarakat dapat mempengaruhi citra, bagaimana perusahaan melakukan tanggungjawab sosialnya, sehingga ia dipandang baik oleh masyarakat dan keberadaannya tidak terancam oleh berita negatif dari masyarakat.













#Manajemen Krisis 01 April 2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar