Sabtu, 11 November 2017

cerpen "Hidup Dalam Mimpi"



Hidup Dalam Mimpi


Hari ini aku mendapat sial, sepulang dari wawancara pekerjaan aku mendapati dia sedang berjalan bersama seorang wanita, aku memanggilnya dengan sengaja, memastikan siapa wanita itu, terlihat terkejut dan canggung untuk menyapaku, mereka tertangkap basah.

Malam ini aku merasa aneh, perasaanku hilang, pikiranku kosong, meski aku sedih air mataku tak mau menetes, apa yang terjadi pada diriku?, jendela kamar terbuka, tirainya bergerak-gerak tertiup angin. Aku mendekat dan menatap langit malam ini, andaikan aku bisa mengetahui apa yang akan terjadi dimasa depan, mungkin aku tak akan mendapat sial.

Umurku sudah dipertanyakan, kapan aku mendapat pekerjaan yang mapan dan mempunyai kekasih yang siap menikahiku?, ah... rasanya aku tak ingin hidup di dunia ini, kenyataan yang kualami membuatku merana.

Aku merebahkan tubuhku di ranjang, memejamkan mata dan berharap aku bermimpi indah, ohh... malam aku sudah mendapat kesedihan di hari ini, aku mohon buatlah malamku menjadi indah.

Mataku terbuka, entah apa yang terjadi aku berada di sebuah pesta, memakai gaun indah, rambutku disanggul dan sepatu yang tinggi, membuatku terlihat anggun. Sosok laki-laki menghampiriku, mengulurkan tangannya dan mengajakku berdansa.

Tak perduli apa yang terjadi, aku menikmati suasana ini, pria yang tampan, alunan musik yang tenang, dan gerakan dansa yang seirama. Dia menatapku dengan senyuman, aku membalas senyumnya, dan kami larut dalam suasana.

Mataku terbuka, senyumku masih merekah di wajah, aku mendapati diriku di kamar, ahh.. apakah ini mimpi ?!!! senyumanku hilang, aku tak terima itu berakhir begitu saja, aku memejamkan mataku, memaksakan diri untuk tidur, aku tak mau bangun dari tidurku, aku tak mau meninggalkan mimpi indahku.

Aku mengabaikan hari-hari yang melelahkan, aku tetap pada posisiku, menghadirkan kembali mimpi indah itu. Aku mau hidup didalam mimpi itu saja, aku tak perduli jika harus meninggalkan dunia nyata yang melelahkan ini. Aku hanya ingin bermimpi dan bermimpi.



#Yogyakarta_11/11/2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar