Jumat, 17 November 2017

cerpen "Ramalan Supir Bus"



Ramalan Supir Bus


Waah… bebas tugas, bebas jam pelajaran, aku, Rara, dan Caca berencana jalan-jalan keliling kota, sejak tiga hari lalu kami sudah bebas dari kegiatan sekolah, yap.. kami baru saja melalui ujian kelulusan.

Hari ini kami bertiga berangkat sekolah untuk janjian ketemu dan pergi bersama, biasa dikatakan sedikit melepas penat yang kemarin. Tujuannya sederhana saja, keliling kota sekalian melihat-lihat calon sekolah hehe.

Meski kami sangat dekat, tapi kami tidak mendaftar di sekolah yang sama, aku berencana masuk SMK, Rara mau masuk SMA 1 dan Caca niat masuk SMAI, menyadari tujuan kami yang berbeda, kami manfaatkan waktu ini untuk menghabiskan waktu bersama.

Langit cerah bersahabat, kami menunggu bus jurusan kota, asik mengobrol dan bercanda, bus sudah datang, dengan gesit kami memilih tempat duduk paling depan dekat supir.

Wajah ceria agak heboh berebut tempat duduk, sang supir memperhatikan dan tersenyum, setelah kami duduk anteng dalam posisi masing-masing, sang supir menyapa, kami pun menjawab dengan ramah.

“Kalian bertiga punya aura masing-masing yang berbeda satu sama lain, saya bisa melihatnya dari raut wajah, soal pasangan, kamu akan mendapat laik-laki yang tampan, setidaknya pacar-pacarmu pasti akan ganteng-ganteng” pak supir berkata sambil menunjuk Rara, sontak kami menoleh dengan seksama.

“yang ini, pasti suka ganti-ganti pacar, yaah… nanti bakal punya banyak mantan lah.. artinya kamu banyak di sukai para cowok” pak supir kembali berkata dan menunjuk Caca.

“kalau kamu, emm……. Kamu akan dapat pacar yang setia, setidaknya setiap pacaran hubungan mu akan bertahan lebih lama dari yang lainnya” pak supir menunjukku sambil mengatakan hal yang membuat kami bertiga tertawa.

“Ha..ha..ha… ah yang bener pak ?” kami menimpali ramalan pak supir yang terdengar menggelitik.

“yaaa… bener apa gak ? kalau pun belum terjadi yaa.. nanti pasti akan terjadi, saya bisa melihatnya” jawaban pak supir terdengar santai dan yakin dengan kata-kata.

Kami bertiga jadi ketawa-ketiwi, aku membayangkan mungkin di sekolah menengah atas nanti aku punya pacar hehe…. Setia ? yahh semoga lah.. hihi.. Kalo diperhatikan memanglah, si Caca ini banyak yang naksir. Rara memanglah beberapa yang naksir ganteng, kalo aku hmmmm... Kenapa jadi cocoklogi. Kami bertiga tak begitu hirau dengan perkataan pak supir. Kemi menikmati perjalanan yang seru ini.



 
#Yogyakarta_17 November 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar