Gelap mulai menyelimuti bumi yang ku pijak, sedari pagi
hujan turun merintik, siang masih sama, sore juga masih sama, tak ada
kehangatan sehari tadi. Malam ini sedikit berbeda, rintikan air itu tak lagi
jatuh, pasti aman untuk berpergian malam ini.
Setelah seharian terkurung karena hujan, aku tidak mau
kalah dengan kawula muda, kulampiaskan malam ini untuk keluar. Yahh... sekedar
cari makan hehe, siang tadi ada acara yang ingin aku kunjungi tapi berhubung
tak ada kawan yang menemani, aku urungkan pergi ke acara itu.
Waktu untuk menyendiri memang perlu, tapi jika selalu
sendiri juga tidak baik bagi kesehatan mental. Yaahh... benar-benar tepat untuk
melangkah keluar meski udara dingin masih bertahan, tapi ini sangat pas bagi
mereka yang berkencan.
Nampaknya orang-orang semakin sibuk, pergi kesana kemari,
semua menjadi bergerak cepat dan tergesa-gesa, entah aku yang tidak peka atau
memang aku yang kurang kerjaan, bagiku tetap banyak waktu luang tersisa.
Hemm... baru keluar gang, jalanan sudah macet, banyak
mobil pribadi dan lebih banyak lagi sepeda motor. Tidak salah lagi ini adalah
malamnya kawula muda, duduk diatas motor berboncengan, tidak lupa memeluk agar
tidak jatuh di jalan.
Mepet ke depan, menaruh dagu di pundak dan bercengkrama
manja. Wahh.. memang malamnya kawula muda, beberapa motor yang boncengannya masih
kosong mungkin otw kerumah calon penumpang.
Sangat ramai, sampai-sampai tak ada jalan bagiku sebagai
pejalan kaki, sampai ke pinggir melipir dengan gesitnya menerobos kemacetan
agar tidak telat menjemput penumpang. Ahh... demi keselamatan lebih baik
mengalah, ikut berhenti ikut mengantri bersama para pengendara, meski tak
membawa kendaraan.
Sabtu malam yang meriah, meriah di jalanan yang macet,
banyak mobil pribadi, lebih banyak lagi sepeda motor, lampu terang saling
menyorot, bising klakson ikut meramaikan Sabtu malam ini.
#Yogyakarta/25/11/2017

Tidak ada komentar:
Posting Komentar