“96
poin 9 Rabbit Radio, special for you..kembali bersama Riris yang akan menemani
malam kalian selama 3jam kedepan dengan lagu-lagu kenangan pop rock pop melayu
yang dapat pendengar request via sms di nomor 08967365733.. jangan lupa
cantumkan nama, alamat, silahkan kirim-kirim salam untuk orang terkasih dan
lagu keinginan pendengar, yuk sembari menunggu sms dari pendengar, Riris akan
kasih sebuah lagu untuk membangkitkan semangat kita di malam ini, Poppy Mercury
ft. Abiem Ngesti - Kugenggam Dunia,, special for you !!”
Waktu
menunjukkan pukul 22.45, aku bergegas mengenakan jaket dan meraih tas
jinjingku. Beberapa lampu sudah padam, ruangan terkesan remang-remang dengan
kesunyian melengkapi malam ini. Tinggal empat orang di kantor, aku berpamitan
dan melangkah keluar kantor. Sayup-sayup terdengar suara entah darimana
terdengar seperti meneriakan nama ku.
“Riris..!!
Riris,,,!! Sebelah sini..!!”
Aku
menoleh kanan kiri mencari sumber suara. Tidak ada siapa pun, hanya sudut sudut
gelap dan angin malam yang berhembus. Aku berjalan menuju parkiran motor,
enggan memikirkan hal lain, aku fokus mencari letak motorku. Menyalakan mesin
dan tancap gas, keluar gerbang seperti biasa disapa pak satpam dengan ucapan
selamat malam. Ku balas dengan senyum dan anggukan kepala. Jalan sudah sepi,
tentu ini bukan kali pertama, sudah hampir satu tahun bekerja disini, dua kali
dalam seminggu dapat jadwal malam.
“Riris..!!”
Aku
kaget dan menoleh ke belakang, aku sendirian di jalan ini, apakah halusinasi
saja, aku bergumam dalam hati. Suaranya kali ini terdengar jelas dan keras,
mungkin pikiranku sedang terganggu. Motorku tetap melaju, sesekali kembali
kudengar suara-suara seolah memanggil namaku, suara riuh ramai seperti tengah
ada perkumpulan didekatku. Mataku mulai sayu, pandanganku sedikit kabur.
Ngantuk sekali rasanya, perjalanan masih sekitar 15 menit lagi.
“Riris...!!!
Riris..!! ayo Ris..!!”
Apakah
seseorang tengah menangis? Suaranya sesenggukan memanggil namaku, haruskah aku
menghentikan laju motorku dan menenangkan diri. Aku tak kuat mataku ingin
terpejam, ia hampir tertutup.
“Riris..!!!!!!!”
Mataku
terbelalak, ku lihat beberapa orang disampingku, beberapa tidak ku kenal, dua
lainnya ku kenal mereka adalah teman kerjaku, tubuhku terguncang beberapa orang
fokus kedepan mereka tengah mendorong ku, aku tengah berbaring entah dimana,
lampu-lampu lorong itu menyilaukan mataku, aku tak kuat mataku terus mengantuk.
Mereka berteriak, satu orang melompat keatasku, ia menekan dadaku. Seseorang
berteriak aku kehilangan banyak darah. Temanku berbicara via telepon
menjelaskan kronologi kecelakaan yang mengerikan. Kali ini aku benar-benar
tidak kuat lagi melihat dan mendengar. Semuanya semakin gelap dan sunyi. Aku
tak lagi merasakan tubuhku, semuanya hilang dan tak dapat ku rasakan lagi.
#cerpen #fiksi #radio #suara #malam #jalan #rabbitradio
Selasa
8 September 2020
Jawa
Tengah